PENYEBAB OVERHEAT MOBIL ANDA

Melanjutkan catatan saya tentang radiator tempo hari,  sekarang saya ingin mengutip beberapa literatur tambahan tentang penyebab overheat mobil.

Untuk mengetahui mesin mengalami overheat atau tidak kita bisa mengeceknya pada panel temperatur pada dashboard. Jika jarum penunjuk terus bergerak ke kanan merupakan gejala dari overheat. Langkah pertama yang perlu diambil adalah segera meminggirkan mobil dan mematikan mesinnya.

 Penyebab overheat adalah adanya kebocoran radiator dan atau sistem pendingin mesin yang tidak bekerja optimal.

mobil-overheat-apa-yang-harus-dilakukan

Untuk itu yang pertama kali harus kita pastikan adalah memastkan ada tidaknya kebocoran:

  1. Buka kap mesin. Ini untuk membantu percepatan proses pendinginan dengan media udara bebas.
  2. Cek bagian bawah mesin. Apakah terlihat tetesan air atau olie. Langkah ini untuk memastikan apakah terjadi kebocoran pada radiator atau blok mesin.
  3. Jika tidak terlihat adanya kebocoran, overheat bisa diakibatkan karena proses pendinginan mesin yang kurang maksimal atau kekurangan air pada radiator.
  4. Jangan terburu-buru untuk membuka tutup radiator. Matikan sejenak
    mesin kendaraan dan biarkan radiator dingin. Setelah dingin, baru buka tutupnya dan tambahkan cairan pendingin atau pun air secukupnya. Sambil mengisi air ke dalam radiator, upayakan agar mesin dalam keadaan hidup.

Jika tidak ada kebocoran, berarti radiator dan mesin masih aman, tinggal mencari penyebab mengapa sistem pendingin mesin tidak bekerja optimal.

Beberapa penyebabnya bisa saja:

A.  THERMOSTAT.  Thermostat yang berfungsi untuk mengatur sirkulasi air, bisa saja macet. Untuk mengetahui kerusakan thermostat, memang harus dibuka terlebih dahulu, apabila pegas per pada thermostat sudah tidak berfungsi maka mau tidak mau harus dilakukan penggantian spare partnya.

B.   RADIATOR BUNTU.  Kalau air radiator kurang atau habis di sistem pendingin mesin, mesin akan mati karena overheating. Maka dari itu, air radiator harus sering diperiksa. Atau penyebab lainnya, radiator mampat karena faktor air. Air di dalam radiator lama-lama akan menjadi keruh, keruhnya akan menjadi lumpur dan mengendap.

C.  TUTUP RADIATOR. Kegagalan tutup radiator dalam menjalankan fungsinya bisa diakibatkan usia tutup radiator yang sudah cukup tua sehingga pegas-pegas yang berfungsi sebagai pengatur fungsi valve sudah tidak bekerja sesuai dengan spek, atau juga bisa diakibatkan korosi dan kotoran atau endapan air radiator yang terdapat di tutup radiator menghambat kerja pegas. Selain itu tutup radiator yang imitasi dan dengan kualitas rendah juga sangat rentan kegagalan dalam melakukan fungsi pressure valve dan vacuum valve.

Masalah-masalah yang timbul akibat kegagalan fungsi dari tutup radiator antara lain :

  • Fungsi Pressure Valve : Jika terjadi kegagalan fungsi ini maka tutup radiator tidak dapat menjaga tekanan tinggi didalam ruang sirkulasi, akibatnya air di ruang sirkulasi akan cepat mendidih (boil) dan berubah menjadi uap air yang dapat dengan mudah lolos dari ruang sirkulasi air sehingga air radiator kerap berkurang padahal mesin kita tidak bermasalah dan indikator temperatur juga tidak menunjukan panas yang signifikan. Atau sebaliknya jika tekanan yang berlebih di dalam ruang sirkulasi tidak dapat di release / di lepas ke udara melalui reservoir maka di dalam ruang sirkulasi air akan terjadi tekanan tinggi di luar kemampuan parts-parts kendaraan kita. Yang terjadi adalah indikator temperatur akan menunjukan “hot “ , parts2 yang tidak tahan terhadap tekanan tinggi akan mengembang dan akhirnya meletus/meledak atau bocor seperti selang radiator, seal waterpump bocor bahkan radiator itu sendiri yang bocor.
  • Fungsi Vacuum Valve : Jika terjadi kegagalan fungsi ini maka tutup radiator tidak dapat membuka ketika terjadi pendinginan di dalam ruang sirkulasi air, hal ini mengakibatkan air dari tabung reservoir tidak dapat masuk kembali ke ruang sirkulasi air. Ketika dingin dan kita cek volume air radiator akan terlihat berkurang padahal temperatur pada indikator temperatur biasa-biasa saja. Sedangkan volume air di tabung reservoir akan penuh terus dan bahkan luber.

D.  WATERPUMP. Cek juga bagian waterpump, apakah sudah mampat atau belum. Bisa jadi karena usia pakai yang sudah lama sehingga diperlukan penggantian spare partnya sehingga kerja waterpump menjadi normal kembali. Lakukan pengecekan water pump dengan melihat dari bawah kendaraan atau apabila mungkin naikan kendaraan dan lihat pada bagian water pump ada lubang angin di bawah. Periksa apakah ada air yang keluar dari lobang tersebut. Jika ada segeralah ke bengkel untuk dilakukan penggantian water pump baru.

E. PACKING CYLINDER HEAD (PACK DEKSEL)

Tanda-tanda Packing Cylinder Head Rusak

  1. Terjadi panas berlebih dan coolant sering habis.
  2. Ada air/coolant didalam oil mesin atau sebaliknya ada oil didalam air/coolant radiator.
  3. System pendingin tidak dapat menahan tekanan. Dapat diperiksa dengan menggunakan alat test tekanan sampai 20 psi.

Sumber:

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Maticmotor.COM © 2016 Frontier Theme